PUISI


– Duniaku –

(Imbang J. Trenggana)

sesaat waktu semuanya terasa terhenti,
aku merasa ingin pergi
dan tak ingin kembali

ketika semuanya terhanyut dengan emosi,
aku ingin kelam penuhi mimpi
dan tak ingin bangun kembali

aku ingin hanyut, hanyut, hanyut dan hanyut
dengan leburan ombak tinggi
dimana pasir putih terhampar luas dan tak berujung
hingga aku tak’ akan menepi tuk kembali

sekalipun ku tahu ku harus menepi,
jika itu sunyi dan aku hanya sendiri
serta tak berarti

Tuhan, kepakanlah sayap malaikatmu
tuk bantu setiap tirai hidupku

Tuhan, aku ingin kau tahu
ia sangat berarti
walaupun ku terus perih dan tersakiti

Tuhan apakah kau tahu?
hidup itu bagaikan Fatamorgana
yang ku tak pernah tahu
apa yang bisa ku jalani
dalam setiap langkahku

Tuhan apakah kau tahu?
kelamnya waktu tak bisa merubah
setiap apapun yang ada di dalam hidupku

Tuhan,
aku saat ini hanya bisa menatap setiap awan putih
yang tak berwujud kaku dihadapanku
karena aku tahu
duniaku, hidupku dan matiku
tak berati lagi untukmu

karena aku tahu
aku mencintainya lebih dari semua itu


Penulis:

You may plan but God who determines.

2 thoughts on “PUISI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s